KUMBANG MAS

KUMBANG MAS

Menu

CARA / METODE PEMUPUKAN

PENEMPATAN PUPUK

Pentingnya cara penempatan pupuk :

1. Agar dapat diambil oleh akar tanaman secara lebih efisien Penggunaan pupuk secara efisien dari munculnya tanaman hingga dewasa merupakan hal penting untuk mencapai potensial hasil yang diharapkan dan keuntungan maksimal.

2. Agar tidak merusak biji yang ditanam atau akar tanaman Pupuk sebagian besar merupakan garam garam kimia, yang bila ditempatkan terlalu dekat dengan tanaman atau akar akan menyebabkan bagian tanaman atau akar terbakar.

3. Pemupukan yang tepat, penting dilihat dari segi ekonomis (tenaga dan waktu).

METODE PEMUPUKKAN

Dikenal beberapa cara/metode pemupukan :

- Pemupukan melalui tanah

1. Menyebar (broadcast) ———  untuk jenis tanaman yang mempunyai

                                                          sistem perakaran relatif dangkal

* Sebelum tanam :

Pupuk disebarkan secara merata di atas permukaan tanah, dilanjutkan dengan pembajakan atau pengolahan dan penanaman baik dipakai pada usaha memulai (“establishment”) pastura.

* Setelah tanam    :

Topdressing pupuk disebar di atas tanaman yang sudah tumbuh.

* umum dilakukan : 

Aplikasii N pada tanaman biji Setelah dipotong atau digembalakan bijian kecil dan pastura.

Setelah dipotong atau digembalakan

2. Di samping tanaman (Sideband) : pupuk ditempatkan pada salah satu atau kedua sisi tanaman. 

Sangat berguna pada : tanah yang kurang subur , tanah yang bersifat memfiksasi unsur hara.

 3. Dalam barisan 

WAKTU PEMUPUKKAN

 Tergantung pada :

1. Kebutuhan dan respons tanaman

- Kurang subur : Lebih cepat dan lebih banyak

- Pertumbuhan tanaman : - vegetatif —> banyak memerlukan unsur N

                                                            - generatif —> banyak memerlukan unsur P

- Tanaman umur pendek : jangan sampai terlambat



2. Tingkat kelarutan (solubility) pupuk

 - Sukar larut (bekerjanya lambat) —> sebelum tanam atau paling lambat pada saat tanam dan sekaligus. 

contoh : pupuk fosfat pupuk Kalium

untuk tanaman tahunan : diberikan setiap akan mulai kegiatan mak. pert.


- Cepat larut (bekerjanya cepat) —> pada saat tanam sebagai pupuk dasar (basic dressing) atau setelah tanam sebagai pupuk susulan (Top dressing) sebaiknya 2 – 3 kali.


 -kelarutan/bekerjanya sedang —> sebelum atau sesudah tanam


3. Keadaan iklim

a.curah hujan ———> kaitannya dengan pencucian

b.radiasi matahari ———> kaitannya dengan volatilisasi

c.suhu ———> kaitannya dengan volatilisasi

d.angin ———> kaitannya dengan volatilisasi

e.kelembaban ———> kaitannya dengan volatilisasi

SKEMA 1
SKEMA 1
SKEMA 2
SKEMA 2